|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

18 Aug 2018

DIY Kembali Unjuk Gigi di Ajang Pustakawan Berprestasi Nasional 2018

Senen, Jakarta--Setelah melalui serangkaian tes dan uji presentasi selama sepekan, ajang Pustakawan Berprestasi sudah melewati tahap akhir. Pustakawan asal Daerah Istimewa Yogyakarta Anang Fitrianto Nugroho terpilih sebagai Pustakawan Terbaik Nasional 2018. Anang berhasil menyisihkan 28 pustakawan terbaik yang mewakili provinsi.  Kesuksesan yang diraih Anang Fitrianto mengulang capaia prestasi yang diraih Yogyakarta pada 2017 lalu. Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah secara berurutan meraih terbaik kedua dan ketiga. 

Hasil tersebut disampaikan Dewan Juri yang dipimpin oleh Ketua Umum Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Dedi Junaedi, Jumat, (17/8).  "Tidak mudah memilih yang terbaik karena semua peserta berusaha menunjukkan segenap potensi, inovasi, dan skill yang dimiliki," imbuh Dedi. Namun, Dedi mengingatkan tugas sebenarnya dari pustakawan tidak sampai disini. Tantangan sebenarnya justru setelah selesai pada kompetisi ini. Masyarakat lebih memerlukan keaktifan para pustakawan berperan mensejahterakan kehidupan. Jangan sungkan untuk terus belajar mengembangkan diri, pesan Dedi.

Senada dengan yang disampaikan Dedi Junaedi Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Woro Titi Haryanti bahwa pustakawan diperlukan dalam upaya memobilisasi pengetahuan. Oleh karena itu, Perpustakaan Nasional mengusung tagline besar di 2018, yakni "Pustakawan Bergerak". Woro menggaris bawahi bahwa pustakawan adalah agen perubahan. "Karena berperan sebagai agen perubahan, maka sudah menjadi kewajiban kalau pustakawan juga harus menggaransi dirinya dengan kompetensi, baik soft skill maupun dengan kemampuan lain yang dimiliki. Masyarakat lebih memerlukan pemahaman tentang ilmu-ilmu terapan, seperti budi daya ikan, hasil olahan, dan kreativitas dari sumber daya alam yang ada. Jika masyarakat tergerak berbuat, maka roda ekonomi akan dinamis sehingga muaranya akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat," terang Woro Titi.

Berdasarkan Berita Acara Penilaian Dewan Juri bernomor 2783/4.PPP.03.02/VIII.2018, maka telah diputuskan pustakawan terbaik 2018 adalah sebagai berikut :

Juara 1 : Anang Fitrianto Nugroho (DIY)

Juara 2 : Santoso Mahargono (Jawa Timur)

Juara 3 : Tunardi (Jawa Tengah)

Harapan 1 : Rika Yulianti (Jawa Barat)

Harapan 2 : Hariyah (DKI Jakarta)

Harapan 3 : Putra Pratama (Bangka-Belitung)

 

Reportase : Hartoyo Darmawan

 

 

 

 

 



Diunggah oleh admin (2018-08-18 11:41:09)