|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

11 Apr 2018

Kepala Perpusnas: Kualitas Pemimpin Tentukan Keberhasilan Organisasi

Kemayoran, Jakarta - Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional  menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Manajemen Perpustakaan Angkatan XXII dan XXIII. Diklat yang diperuntukkan untuk para kepala dinas perpustakaan, kepala perpustakaan khusus dan perguruan tinggi dilaksanakan selama delapan hari sejak  11 April 2018 yang diikuti  60 orang peserta.

Dalam sambutannya membuka Diklat, Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando menyatakan keberhasilan suatu manajemen organisasi ditentukan oleh pemimpinnya. Karenanya, seorang pemimpin harus bisa memotivasi anak buah agar giat melaksanakan visi dan misi organisasi dengan tujuan memuaskan baik secara ekonomi, sosial, maupun psikologi untuk seluruh anggota organisasi.

“Jadi paradigma manajemen yang menjadikan orang sebagai mesin ada di zaman revolusi industri. Kalau sekarang, manusia sebagai sumber resource yang paling potensial dalam sebuah manajemen,” jelasnya saat membuka Diklat  di Jakarta, Rabu (11/4).

Ada empat hal yang harus diperhatikan dalam manajemen sebuah organisasi, yakni sumber daya manusia, sarana-prasarana, metodologi, dan keuangan.  Jika berbicara tentang manajemen perpustakaan, maka pertanyaan yang timbul kemudian, “Apa yang akan di manage perpustakaan? Bagaimana mengatur manajemen sarana-prasarana perpustakaan? Bagaimana mengatur SDM-nya? Bagaimana memikirkan koleksi bahan pustakanya? Bagaimana membangun kerja sama dengan semua stake holder agar pengakuan tentang perpustakaan itu,memadai? Bagaimana melakukan promosi perpustakaan agar orang yakin bahwa perpustakaan itu penting?,” jelasnya.

Oleh karena itu para kepala perpustakaan diminta berperan aktif dalam mempromosikan pentingnya perpustakaan. Hal ini bisa terwujud selama perpustakaan dan pustakawan bisa mewujudkan fungsi perpustakaan yang esensial, yaitu menyajikan informasi kepada orang yang membutuhkan.

Muhammad Syarif meminta para kepala perpustakaan tetap termotivasi mewujudkan perpustakaan yang berkualitas, meski perpustakaannya ada di daerah. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah sudah mengakomodir hal ini dimana status perpustakaan sudah meningkat. Sebelumnya, perpustakaan di provinsi statusnya badan, sekarang berubah menjadi dinas. Sementara di kabupaten yang dulunya kantor, sekarang menjadi dinas.

“Namun yang paling menentukan, kualitas organisasi apakah dia dinas, bukan pada tulisan kelembagaannya, seperti dinas perpustakaan provinsi, dinas perpustakaan kabupaten, bukan itu. Yang paling menentukan adalah kepemimpinannya. Oleh karena itu, kita yang akan menunjukkan eksistensi perpustakaan ini naik kelas atau tidak,” urainya.

Melalui diklat ini, Kepala Perpusnas mengajak para kepala perpustakaan untuk memanfaatkan koleksi digital Perpusnas yakni e-Resources dan iPusnas. “Jadi jangan pernah bilang perpustakaan bisa diremehkan.  "Kita sedang menuju kepada sepuluh besar perpustakaan kelas dunia. Tapi itu tidak akan ada artinya kalau koleksi- koleksi yang ada di Perpusnas tidak disilang-layangkan, tidak di satu pintu. Perpusnas akan memastikan semua perpustakaan akan masuk dalam jejaring perpustakaan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Diklat Perpusnas Widiyanto menyatakan diklat ini diberikan untuk menambah pengetahuan dan wawasan para kepala perpustakaan sehingga diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap kemajuan perpustakaan dengan sentuhan literasi. Dengan begitu, perpustakaan bisa berkontribusi membuat masyarakat sejahtera. “Diklat yang diselenggarakan Perpusnas khususkan diperuntukkan bagi kepala dinas dan kepala bidang, kepala seksi dan juga kepala-kepala perpustakaan dari perpustakaan instansi dan juga perguruan tinggi,” jelasnya. Widiyanto menambahkan, seluruh materi diklat bisa diakses melalui e-learning sehingga pengayaan materi diklat bisa dilakukan kapan pun.

Reportase: Hanna Meinita/Arwan Subakti

 



Diunggah oleh admin (2018-04-12 06:13:28)