|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

25 Apr 2018

Workshop Pemantapan Penyusunan Bibliografi Daerah dan Katalog Induk Daerah

Tugu Tani, Jakarta - Perpustakaan di era digital dituntut agar memiliki standar kinerja tinggi, meningkatkan kualitas layanannya dan senantiasa menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi terkini dan kebutuhan masyarakat. Hal itu disampaikan Kepala Sub Direktorat Bibliografi Perpustakaan Nasional Prita Wulandari pada pembukaan Workshop Pemantapan Penyusunan Bibliografi Daerah dan Katalog Induk Daerah bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Jakarta, (25/4). Peserta yang hadir Pejabat Struktural dan Fungsional Perpusnas dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan se Indonesia.

Direktur Direktorat Deposit Bahan Pustaka Perpustakaan Nasional Lucya Dhamayanti mengatakan pengembangan pangkalan data Katalog Induk Nasional (KIN), Bibliografi Nasional Indonesia (BNI) dengan melakukan kerjasama antara perpustakaan yang ada di pusat dan perpustakaan provinsi bertujuan untuk membangun perpustakaan digital nasional. Pembangunan jejaring sangat penting manfaatnya bagi kepentingan pengelola koleksi bahan perpustakaan untuk penyebarluasan informasi kepada masyarakat secara online. "Kami berharap peserta workshop menjadi tim pelopor atau tutor di perpustakaan masing-masing. Workshop juga sebagai ajang untuk mengasah kompetensi khususnya penyusunan Katalog Induk Daerah (KID) dan Bibliografi Daerah (BID)," kata Lucya.

Prita menerangkan dalam penyusunan katalog induk daerah dan bibliografi daerah diperlukan sumber daya manusia yang kompeten sehingga dapat membantu kelancaran dalam penyusunan terbitan KIN dan BNI.  "Selama ini dalam penyusunan KID dan BID masih kekurangan sumber daya manusia yang khusus dan tetap dalam menyusun KID dan BID," jelas Prita.

Workshop ini merupakan kegiatan berkelanjutan  yang sudah dimulai sejak tahun 2012.  Materi yang diberikan dalam workshop yaitu, program pengembangan Katalog Induk Nasional, Bibliografi Nasional Indonesia, penghimpunan Serah Simpan KCKR, pengelolaan penyusunan KIN/BID dan BNI/BID, katalog induk dan bibliografi nasional di era teknologi informasi, pengenalan aplikasi penyusunan KID dan BID, pengumpulan data katalog, praktek pengumpulan  data dengan excel, praktek pengumpulan data dengan OAIPMH dan OAIPMP, validasi data dan praktek serta membuat laporan dari aplikasi dan praktek.

 

Reportase : Arwan Subakti



Diunggah oleh admin (2018-04-27 09:37:11)