|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

03 Sep 2018

Lomba Bercerita SD/MI Nasional 2018 : Upaya Tingkatkan Kegemaran Membaca dan Indeks Literasi Masyarakat

Kemayoran, Jakarta-- Alkisah, sepasang kakek dan nenek ditanyai seorang anak muda yang setiap hari disibukkan dengan pikiran tentang masa depan, dan lantas meminta sang kakek memprediksi masa depan si anak muda tersebut.

Sang kakek sejenak terdiam karena semasa muda dulu, sang kakek justru melakukan hal yang sama dilakukan oleh anak muda, yakni terlalu sibuk memikirkan masa depan.

Di akhir percakapan, sang kakek memberikan nasehat yang bijak. "Kalau ingin masa depanmu sukses, maka lakukan masa depanmu seperti saat ini."

Petikan dialog tersebut disampaikan Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando dihadapan para peserta Lomba Bercerita SD/MI tingkat Nasional 2018 di Jakarta, Senin, (3/9).

‌Berbicara mengenai masa depan, lanjut  Kepala Perpusnas, hal terpenting yang bisa dilakukan oleh para orang tua adalah jangan memaksa anak berkembang diluar kemampuannya.

Perpustakaan Nasional sebagai salah satu institusi yang menjembatani peradaban masa lalu, kini, dan yang akan datang juga memiliki cita-cita bahwa dalam 5-10 tahun ke depan Perpustakaan Nasional dapat menjadi perpustakaan kelas dunia (world class). "Untuk menuju ke arah sana, pengembangan infrastruktur terus ditingkatkan," terang Muhammad Syarif.

Di masa depan, peradaban manusia memasuki revolusi industri 4.0. Imbas dari revolusi industri tersebut  salah satunya adalah dengan hilangnya puluhan bahkan mungkin ratusan lapangan pekerjaan. Nyaris di semua sektor kehidupan manusia, teknologi akan mampu menerjemahkan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia.

Lomba Bercerita SD/MI tingkat Nasional 2018 diikuti oleh 34 peserta yang mewakili setiap provinsi. Selama tiga hari seluruh peserta menjalani tahapan penyisihan dan puncak babak final dengan 12 peserta. Pada babak penyisihan, peserta diberikan durasi bercerita selama 15 menit.

Peserta Lomba Bercerita diminta unjuk kebolehan beradu imajinasi, improvisasi, dan penguasaan fantasi dan materi cerita rakyat yang dibawakan dihadapan para juri yang terdiri dari pustakawan utama, psikolog, pegiat literasi, dan pedongeng anak.

Lomba Bercerita SD/MI tingkat Nasional diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kegemaran membaca dan perbaikan indeks literasi masyarakat.

Reportase : Hartoyo Darmawan



Diunggah oleh admin (2018-09-12 15:37:02)